Semangat pagi sahabat Indonesia………..

Halo untuk sahabat-sahabat Indonesia dimanapun kalian berada, semoga Allah swt memberikan rahmat dan kesuksesan bagi kita semua, perkenalkan sebelumnya nama saya Fakhrul Arifin Oktavian, saya siswa pertukaran pelajar Bina antarbudaya 2015/16 yang di tempatkan di negara beruang putih,ya, di Rusia, Negara yang dulu nya dikenal dengan Uni Soviet.

Alhamdulillah, kali ini setelah 4 bulan berada disini baru dapat berbagi sedikit cerita khusus nya bagi adik-adik yang masih duduk di bangku kelas 10 SMA. bagi kalian yang setidaknya sudah tertarik untuk mendaftarkan diri menjadi siswa/siswi pertukaran pelajar, bersyukurlah karena menurut saya ini adalah kesempatan yang hanya akan kalian dapatkan sekali dalam seumur hidup kalian.


Pada artikel saya kali ini, saya akan menceritakan sedikit tentang kehidupan saya di negara yang lebih besar dari pada planet Pluto ini, pada tanggal 25 Agustus 2015 adalah hari dimana pertama kalinya saya menginjakan kaki di kota tempat saya tinggal sekarang,kota Novocheboksarsk,kota ini hanya berjarak 10 km dari ibu kota Republik Chuvash yaitu Cheboksary, di tempat saya tinggal ini bisa di bilang mempunyai cuaca yang cukup ekstrim,karena pada saat pertama kali saya datang ke kota ini,saat itu adalah musim Panas dan suhu bisa mencapai +35 derajat celsius namun di musim dingin seperti saat ini dapat mencapai -40 derajat celsius,




kembali ke cerita, pada hari pertama di sini dan di pertemukan secara langsung dengan keluarga Kalashnikova, yang selama menjalani program ini saya akan menjadi bagian dari keluarga ini.

Terbayang akan banyaknya aktivitas yang akan saya lakukan bersama keluarga ini dan tentunya harapan agar keluarga baru ini dapat menerima saya sebagai bagian keluarga mereka.

Saya tinggal bersama seorang Ibu yang sabar dan penyayang dan seorang adik perempuan berumur 13 tahun yang sangat menyayangi saya, namun terkadang cukup melatih kesabaran saya, tapi itulah hubungan kakak beradik,terkadang akur terkadang kurang akur, walaupun pernah juga sedikit berselisih namun sebagai satu keluarga kami saling menyayangi satu sama lainnya.




Dan di Rusia saya di sekolahkan di Гимназия №6 г.Новочебоксарск (Gimnaziya 6 Novocheboksarsk), bagi orang Rusia khusus nya bagi para pelajar di Rusia, mereka sangat tertarik dengan dunia di luar sana, oleh karenanya mereka memperlakukan orang asing persis dengan bagaimana orang Indonesia memperlakukan orang asing, tentunya dengan jalan yang baik, meskipun terkadang saya kewalahan untuk meladeni beribu pertanyaan namun itulah salah satu tugas saya disini, hitung-hitung untuk melatih bahasa Rusia saya juga. Dan sayang nya, sebagian besar dari mereka kurang menguasai bahasa Inggris, maka dari itu sejak hari pertama saya datang ke sekolah saya sudah harus berbicara dalam bahasa Rusia, walaupun saat itu pengetahuan saya tentang bahasa Rusia teramat sangat minim, sekolah di Rusia bisa di bilang sangat unik, kami di sekolah harus menggunakan dress code jas dan sepatu pantofel untuk pria lalu blazer dan sepatu berhak pendek untuk wanita, kami biasanya datang ke sekolah pada pukul 08:00 pagi untuk menyiapkan segala sesuatu untuk belajar pada jam pertama karena pada pukul 08:15 bel pertama akan berbunyi dan kami semua sudah harus menyiapkan segalanya  dan berdiri di samping bangku masing-masing untuk melakukan pemanasan ringan sebelum belajar, kegiatan pelajar mengajar dimulai pada pukul 08:30 sampai 14:10 atau 15:15 tergantung dari berapa mata pelajaran yang kami pelajari pada hari itu,dan kami mempunyai istirahat setiap 45 menit waktu belajar, jadi para pelajar disini tidak belajar terus menerus tanpa henti, dan di setiap sekolah di Rusia memberikan satu minggu bagi setiap kelas untuk bergiliran membantu mengatur segala operasional sekolah, mulai dari kantin, ketertiban, dan juga pendataan siswa, maka dari itu kami tidak hanya belajar di ruang kelas saja, namun belajar untuk mengatur sesuatu hal dengan praktik. Hal ini, jika di jalankan di Indonesia akan bermanfaat baik sekali karena melatih para siswa-siswi melakukan kegiatan extra yang positif.

Selain dari kegiatan sekolah saya juga berpartisipasi dalam kegiatan diluar sekolah, salah satunya adalah bermain bola,saya bermain di klub binaan kota Novocheboksarsk yaitu Детско Юношеская Спортивная Школа-1 (ДЮСШ-1 Новочебоксарск), Alhamdulillah bersama tim ini lah saya dan rekan se-tim saya menjuarai juara 3 tingkat Republik pada November lalu dan juara 1 tingkat Republik pada awal Januari ini.



Selanjutnya, tanpa mengurangi rasa hormat bagi penganut agama non-muslim, saya ingin memohon maaf jika saya mengutip tentang agama saya. Bagi saya, perayaan kagamaan sangatlah penting untuk merayakan bersama keluarga, dan ini lah saat dimana pertama kalinya saya harus merayakan jauh dari keluarga, namun siapa sangka kalau di sini saya merasa seperti ada keluarga baru yang membuat saya merasa seperti berada di keluarga sendiri, mereka menerima saya bagaikan saya adalah bagian dari keluarga mereka sebenar nya, terlebih ketika mereka mengetahui jikalau saya berasal dari Indonesia, dan yang membuat saya bungkam adalah disaat saya mengetahui betapa mereka mengagumi dan mengetahui banyak hal tentang presiden pertama kita, bapak Presiden Soekarno.




Selain dari mendaptkan pengalaman-pengalaman tersebut, tentunya sebagai representatif dari Indonesia, saya juga tidak lupa untuk menunjukan di mata dunia betapa indah dan kaya nya Indonesia tersebut, sebagai wakil dari bangsa yang saya cintai, tentunya saya sangat bangga untuk mempresentasikan tanah air saya di mata dunia, baik di Sekolah-sekolah, event national maupun event International yang sudah saya lakukan selama 5 bulan ini di Rusia.




Selain dari pada itu, saya pun sangat bersyukur dan tidak akan pernah menyesali langkah saya untuk menjadi siswa pertukaran pelajar, mengapa? Karena sekarang saya dapat mengetahui kemampuan saya dan mengoreksi kelemahan-kelemahan saya, lalu dengan menjadi siswa pertukaran pelajar saya mendapatkan koneksi yang lebih luas dalam arti lain tidak hanya mendapatkan koneksi di dalam negri namun juga dari Negara-negara lain, dan juga keuntungan saya sebagai siswa pertukaran pelajar di Negara non-english native language adalah saya dapat berbicara dengan bahasa yang tidak semua orang mengetahui nya. Dan alasan terakhir bagi saya adalah pengalaman, pengalaman adalah sebuah ilmu yang tidak bisa di bayar dengan apapun, tentunya dengan pengalaman lah yang akan membantu kita untuk mencapai kesuksesan,amin Ya Rabbal Al-Amin

Oleh sebab itu bagi adik-adik yang saat ini masih duduk di kelas 10, berharap untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena kesempatan tidak akan datang dua kali, dan itu semua berasal dari mimpi dan niat yang kuat, jangan pernah takut untuk mencoba. So! Don’t hesitate to apply, guys! catch your dream out there!

Я вас желаю удачи и я вам хочу сказать что не важно, как медленно ты продвигаешься, главное, что ты не останавливаешься.

I wish you all good luck and I want to say that it doesn’t matter how slowly you go as long as you don’t stop.





Dear adik-adik Finalis Chapter Karawang YP 2016-2017,

Apa kabar? Tentunya adik-adik sudah menunggu cukup lama hasil dari seleksi berkas tingkat nasional.

Berikut yang ditunggu-tunggu, daftar nama finalis chapter yang lulus seleksi tingkat nasional dan menjadi Finalis Nasional dari hasil penjurian Kantor Nasional Bina Antarbudaya, yaitu sebagai berikut 



(urutan berdasarkan nomor peserta):

YBA/YP16-17/KRW/0061   Maurra Syifah Wijaya

YBA/YP16-17/KRW/0093   Nella Theresia Feliani           

YBA/YP16-17/KRW/0108   Dwi Anggraini

YBA/YP16-17/KRW/0124   Rifqi Pandu Kusuma

YBA/YP16-17/KRW/0229   Refin Magiya Naura

YBA/YP16-17/KRW/0238   Aulia Rachmah

YBA/YP16-17/KRW/0304   Maulana In Amul Aofa

YBA/YP16-17/KRW/0307   Hany Mar’atusholiha Zain

YBA/YP16-17/KRW/0318   Nabila Ammara Diliana

YBA/YP16-17/KRW/0350   Zahra Khairunnnisa

YBA/YP16-17/KRW/0367   Syifa Rasyida Andriani

Bagi adik-adik yang tidak lulus, tetap semangat dan jangan berkecil hati ya, karena kalian semua memilliki potensi yang luar biasa! Masih banyak kegiatan lain yang bisa adik-adik ikuti di Bina Antarbudaya seperti mengikuti kegiatan Volunteering yang biasa kami lakukan, baik di bagian sending ataupun hosting. Untuk info lebih lanjut, adik-adik bisa menghubungi kakak-kakak Returnee di Chapter Karawang.


Selamat atas keberhasilan adik-adik finalis nasional sejauh ini! Namun, perjuangan kalian belum selesai. Para Finalis Nasional akan maju ke tahap berikutnya yaitu seleksi tingkat internasional, namun sebelum itu adik-adik wajib memenuhi persyaratannya terlebih dahulu sebagai berikut:

1) Menghadiri pertemuan keluarga di hari Minggu, 25 Oktober 2015, jam 09.00-11.00 di SMAN 1 Karawang dalam rangka penyampaian informasi mengenai visi, misi, dan program Bina Antarbudaya. Diharapkan untuk hadir tepat waktu.

Finalis nasional wajib hadir bersama dengan salah satu orang tua. Bila adik tidak hadir maka dianggap mengundurkan diri.

2) Mengisi online application sebagaimana petunjuknya dapat adik-adik lihat pada email yang sudah dikirimkan kepada adik-adik. 

Bacalah dengan teliti semua petunjuk yang diberikan dan persiapkan segala berkas yang diperlukan dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti seleksi tingkat internasional. Kelengkapan berkas adalah syarat mutlak yang wajib dipenuhi dan akan menentukan hasil seleksi di tingkat internasional. Selalu cek blog ini, email dan ponsel adik-adik karena sewaktu-waktu akan ada informasi penting mengenai program.

Good luck untuk adik-adik Finalis Nasional, semoga berhasil! All the best! 




Catatan: 

Pertanyaan mengenai acara pertemuan keluarga di hari Minggu, 25 Oktober 2015 dan pengisian online  application dapat ditujukan kepada Kak Bima Anggara sebagai Project Leader di nomor telepon dan email yang diberikan kepada para finalis nasional.
Hi Keluarga Besar Chapter Karawang !



Masih ingat dengan 3 siswa hosting kita?  Mereka adalah Helene Bee/USA , Theresa/Jerman dan Riko Okada/Jepang. 




Siswa Hosting YP 2014-2015 selesai menjalani program exchange sampai dengan juni 2015. Di awal bulan juli mereka sudah dijadwal harus pulang kembali ke Negara asal mereka masing-masing.

Chapter Karawang mengadakan Farewell Party yang diadakan di SMAN 1 Karawang untuk melepas ke tiga siswa hosting sebagai penutup selesainya program hosting YP 2014/2015. Karena acara Farewell Party ini persis jatuh di bulan Ramadhan maka kami pun mengadakannya di sore hari agar bisa dilanjut dengan acara Buka Puasa Bersama. Acara dimulai jam 17.00 s/d 20.00. Dihadiri oleh keluarga siswa Hosting, kakak Pengurus Chapter, kakak Returnee dan kakak Volunteer. Nikmatnya bisa merasakan buka puasa bersama dengan keluarga besar Chapter Karawang. Luar biasa !





Kakak-Returnee, fresh Returnee & kandidat, kompak deh !
Ditengah acara para siswa hosting memberikan persembahan berupa tari Topeng dari Betawi. Kami kagum melihat mereka mau mempelajari budaya tari Betawi tsb. Tidaklah mudah bagi mereka untuk mempelajari setiap gerak tarian. Tapi mereka berusaha keras di setiap latihan. Dan ternyata mereka mampu melakukannya. Ini membuktikan bahwa mereka bersungguh-sungguh ingin belajar dan mengenal budaya Indonesia.




Dua siswa sending YP 2015-2016 yaitu Miftah dan Fakhrul ngga mau ketinggalan untuk memeriahkan acara.  Mereka menyumbangkan satu buah lagu dari Ipang berjudul Sahabat Kecil. Lagu ini menceritakan bahwa kita semua merasa akan kehilangan kebersamaan yang manis dengan sahabat-sahabat kita ini dan tak ingin semuanya harus berakhir  :(




Bagaimana dengan kakak-kakak Returnee yang hadir disaat itu ?  Mereka juga ngga mau kalah serunya. Mereka memberikan perform dadakan nyanyi bareng beberapa lagu dengan iringan gitar oleh kak Rakhma. Pokoknya TOP BGT untuk kakak-kakak Returnee Chapter Karawang, salut deh !

Dalam salah satu urutan acara terdapat acara simbolis pelepasan siswa hosting yaitu melepaskan ikatan pita merah putih ditangan siswa dan mengembalikan bendera Negara asal milik siswa yang pernah dititipkan kepada Hostfam mereka masing-masing saat mereka datang. Arti dari simbolis ini selama tinggal di Indonesia, siswa hosting bersedia melebur dengan budaya Indonesia dan melepas kebiasaan mereka di Negara asal. Dan disaat mereka akan pulang, mereka harus siap kembali dengan  budaya Negara mereka masing-masing.




Di acara ini ternyata kamipun harus dengan berat hati melepas kepergian Koordinator Hosting kita tersayang. Kak Erison besok dini hari harus berangkat ke Myanmar sehubungan dengan kepindahan tugas untuk jangka waktu yang cukup lama. Selamat jalan Kak Erison. Semoga sukses selalu di tempat yang baru. Terima kasih yang sebesar-besarnya dari kami Chapter Karawang atas partisipasinya selama ini. Dan saat itu kakak-kakak Returnee mempersembahkan sebuah lagu khusus untuk Kak Erison sebagai salam perpisahan.

Kami atas nama Bina Antar Budaya mengucapkan terima kasih kepada SMAN 1 Karawang yang sudah menyediakan tempat untuk acara ini. Dan juga kepada kakak Returnee yang sudah membantu pelaksanaan EOS siswa Hosting yg dilaksanakan dihari yang sama. Semoga hari ini bisa menjadi kenangan manis untuk kita semua




It’s always hard Saying Goodbye……

Salam Persahabatan

Written by,
Kak Tati